Tampilkan postingan dengan label Pesan dari kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesan dari kehidupan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 November 2009

Sudahkah kita ikhlas menjalani perintahnya

Hi bro.. Ketemu lg setelah sempat terhenti karena banyak tes.. Oy, sebelumnye saya ucapkan selamat idul adha bagi seluruh umat muslim didunia..

Kali ni kita bakal ngobrol tentang berbuat ikhlas.. Sesuai peristiwa yang menjadi dasar pelaksaaan kurban.. Tentang nabi Ibrahim yang diperintah untuk menyembelih nabi Ismail, anaknya sendiri yang sangat ia sayangi.. Tapi nabi Ibrahim rela dan ikhlas menjalankan perintah Allah itu.. Oleh sebab itu Allah mengganti nabi Ibrahim dengan seekor kambing.. Sehingga Ibrahim menyembelih kambing itu..

Ini juga suatu pelajaran kawan.. Tentang berbuat ikhlas dalam kehidupan untuk mendapatkan ridho Allah.. Jadi pertanyaannye Sudahkah kita ikhlas menjalani hidup?? Sudahkah kita ikhlas menjalani perintahnya??
Jika memang kita ingin mencapai tahtah kehidupan.. Kita harus ikhlas, bukan hanya menggerutu saja bisanye..

Saya kira itu dulu yaw.. Bye.. Sampai ketemu lg..

Rabu, 28 Oktober 2009

Kisah sang Chetah

Di sebuah negri nunjauh di sana. Hidup Seekor chetah yg gagah. Di sana dia begitu di segani, dikenal, karna kemampuan berlarinya yangg sangat cepat. Tidak ada satu binatangpun yang mampu menandinginya. Awalnya kelebihan itu dia gunakan untuk membantu hewan lain yang sedang membutuhkan. Namun seiring waktu, kemampuan itu membuat si chetah mulai sombong. Sering dia menggoda hewan lain, mengajaknya adu lari, dan mengejeknya saat hewan itu kalah. Suatu hari chetah ditantang lari oleh kancil. Awalnya chetah sangat meremehkan sang kancil, apalagi arena yang mereka pakai lurus dan bebas dari rintangan yg berarti hanya beberapa batu kecil yang mungkin cukup dengan mereka lompati itu semua bisa dilewati. Mulailah adu lari itu. Chetah dan kancil mulai memacu diri secepat mungkin. Namun tetap saja kancil tertinggal dibelakang chetah. Karena merasa diatas angin, chetah mulai sombong, dengan santainya dia berlari sambil menikmati pemandangan langit cerah siang itu. Namun chetah lupa akan bebatuan yang menghadang di jalan itu. Chetah tersandung dan jatuh dengan kerasnya hingga dia terbanting berkali kali. Pada saat itu si kancil berhasil mendahului sang chetah dan meninggalkannya. Si kancil pun tiba digaris akhir. Namun chetah belum mampu berdiri, si kancil yang menghetauhi hal itu kembali ketempat chetah terjatuh. Dan berusaha membantu sang chetah. Namun betapa terkejutlah sang chetah, salah satu kalinya patah. Sejak saat itulah sang chetah tidak dapat lagi berlari cepat. Kesombongan membuat dia kehilangan hal yang paling itu banggakan.

Kamis, 10 September 2009

Harta karun!!!

Bro... Dah tw kan berita tentang ini..
Tentang apa??
Tentang harta karun... Ayo kita cari bersama...Tapi cepet, karena sesuai syarat cuma punya waktu 10hari...


Kita ngomongin apaan sih friend???

Dibilangin harta karun juga, masa gak tau sih? Ok... Yg tw kirim jawaban anda ke PO BOX suka-suka Nebak..(he..He..He..)


ok.. Udah y bercandanye (perasaan yang bercanda gw y?? Donk..Donk..)

Pastinye pada tw donk, harta karun yang hanya bisa di cari di 10malam terakhir di bulan Ramadhan..

Yes, that is lailatul kodar or night one thousand month..

Iye, karena kalo loe orang beribadah pada malam ini, pahalanya sama kaya beribadah seribu bulan.. Ini janji Allah, jadi pasti bener...

Gila gak tuh...

Jadi, cara nyarinye piwe??

Tenang bro, menurut kabar berita yang saya dengar dari guru saya.. Mr Hari pada hari Rabu 09/09/09 (weh, bru nyadar tanggalan kemarin keren)

Ciri-cirinye adalah
1.Pada malam itu, dunia sempit. Karena seluruh malaikat turun ke bumi
2.Pada malam itu angin bertiup sepoi-sepoi
3.Langit cerah, namun tak berbintang
4.Matahari pagi (setelah malam itu) terlihat putih bersih

ya, pokoknye itu ciri-cirinye.. Tapi tepatnye kapan.?? Ya, hanya Allah yang tau..

So, let get it.. Y, paling enggak berusahalah biar dapet.
Cuma ada di bulan Ramadhan loh.. Jadi ayo cari Lailatul Qadar.

Sabtu, 15 Agustus 2009

Datang gak diundang...

B... Mengapa kau datang begitu saja
Ku tak pernah mengarapkanmu
Namun ku tak kuasa menolakmu
Jika ku mampu Aku ingin menghindar darimu




Wah..Wah..Wah.. Apa sih yang datang gak di undang???
Datang gak di undang, walau kita tak pernah mengharapkannya???


Pasti langsung bertanya-tanya deh... Biarin profokator dikit.. He..He..He

Seringkali saat kita sedang asik merencanakan ataupun melakukan sesuatu yang asik dia datang, datang dan menghancurkan segalanya, membuat segalanya sirna, harapan jadi meredup dan "KOK JADI KAYA PUISI"

Dah ah bercandanye, iya sering kali dia datang tanpa diundang. Apa sih yg di omongin?? What you talking about?? Koe ke ngomong opo?? Loe tuh ngomong apaan sih?? Du sprich! Um was?? Anata sokosoko nan hozaku?? Sabar dnk mas, mbak, om, tante, pak, bu, mbah... Masa gak tw sih.. Yang datang gak di undang dan gak diharapkan..

Ok, kita sambut ini dia.... MAJALAH.!!!!
We..E..E.. Salah (dah kenceng salah)
maksud saya Masalah, bencana.

Iya dia sering kali menghancurkan rencana kita..

Duh, gimana nih bisa gagal proyek ni.. Wah, gatzwat.. Skripsiku..
Atau bencana lain yg lebih gatzwat..

Untuk itu lah bro kita wajib mencontoh swedia..
Lah, ko' pa hubungannye ma swedia.. Y, ada lah..


Kan "swedia payung sebelum hujan.." (Garing..Garing......)

Iye maksudnye kita harus bersiap-siap dengan back up..(ilmu recorvery nye dipake dnk)


Jadi jangan pernah lupa dengan cadangan. Klo katenye orang jawa "don't forget with reservist"


Jadi intinye dari basa-basi tadi selalu bersiap-siap menghadapi masalah, karena dia datang tanpa diundang, dan bisa datang kapan saja. Ok, bro keep spirit for learn alive..

Jumat, 24 Juli 2009

Semut yang ingin terbang

Di sebuah pulau nun jauh di sana. Hidup seekor semut kecil dan hitam. Kisah bermula ketika si semut melihat burung, kumbang, dan hewan lain yang sedang terbang. Selalu terbayang olehnya saat terbang diangkasa, angin membelai lembut ditubuhnya, pemandangan bumi yang indah dengan hijaunya hutan, birunya danau, atau apapun selalu ia ingin melihat dan melihatnya sambil terbang diangkasa.

Untuk menghujudkan impiannya ia berkata kepada teman-temannya namun apa yang terjadi, bukannya mendukung sang semut. Mereka malah mentertawakan sang semut, menyebutnya bodoh, gila, sakit, dan semua cemooh didapatkan si semut.

Namun dia tidak menyerah, dia masih memimpikan bisa terbang walau hanya sesaat. Jalan pertama iya mencoba meminta bantuan pada sang kumbang, walaupun cukup kuat sang kumbang, tidak mau membawa si semut terbang bersamanya dengan alasan tidak cukup kuat mengangkat si semut. Mendengar penolakan sang kumbang, si semut tidak putus asa, berikutnya dia pergi menemui kupu-kupu. Namun dengan sombongnya kupu-kupu juga tak mau membantu si semut karena alasan akan merusak keindahan jika si semut terbang bersama kupu-kupu(memang sesuatu yang cantik cendrung menyombongkan diri).

Penolakan demi penolakan terus dia alami. Akhirnya dia memberanikan diri menemui burung. Namun bukan membantu si semut sang burung malah ingin memangsanya. Namun nasib baik masih menyertai si semut.

Akhirnya terlintas juga putus asa dihati sang semut. Untuk menghibur hati, si semut naik keatas pohon yang tinggi sekali hingga dipuncaknya. Dia duduk di daun tua yang sepertinya akan gugur. Saat tiba di daun itu si semut merenung memikirkan langkah selanjutnya. Tiba-tiba angin bertiup dan daun itu gugur. Si semut yang sedang diatasnya juga ikut terbawa. Pada saat itulah keinginannya tercapai. Dia dapat melayang di angkasa. Dan melihat pemandangan hutan yang indah. Satu yang tak pernah dipikirkannya impiannya terwujud saat dia rasa tak ada harapan lagi untuk mewujudkan mimpi itu.